Labels

100 Tokoh Dunia (100) Alam (28) Alien (9) Artikel (268) Binatang (18) Catatanku (17) Do"a (7) Download (6) FACEBOOK (8) Fakta (20) Film (23) Foto (91) GaMe (3) Handphone (6) Imsakiyah (17) Indonesiaku (3) Internet (11) Islam (174) Kata2 (5) Kenapa? (9) Kesehatan (24) Kisah (35) Kisah 25 Nabi (22) Komputer (12) Lelucon (33) Minangkabau (21) Misteri (74) Musik (9) Nusantara (1) Olah Raga (17) Pendidikan (2) Photoshop (86) Puisi (14) Renungan (37) Sejarah (110) Teknologi (13) Tips n Trik (16) Tokoh (168) Tour De Singkarak 2011 (7) Tour De Singkarak 2013 (1) TV (7) Unik n Kreatif (288) Video (7) Widget (1)
Home » , » Jejak Bencana Alam Era Mesir Kuno Ditemukan

Jejak Bencana Alam Era Mesir Kuno Ditemukan



Jejak yang ditemukan itu memberi bukti sejarah bahwa pernah terjadi bencana iklim di sana, termasuk kemarau hebat yang berkaitan dengan lengsernya Kerajaan Mesir Kuno, pada era yang kerap disebut Zaman Piramida itu.

Tim peneliti dari United States Geological Survey (USGS) dan University of Pennsylvania, AS, berharap mereka akan menemukan sedikit serbuk sari yang berasal dari lahan basah, indikator vegetasi, dan lebih banyak arang, sisa dari api, dari endapan yang terkubur dari masa kemarau itu.

USGS mengaku telah menemukan tepat seperti yang mereka inginkan dari empat periode yang berbeda, hingga 6.000 tahun silam.

Salah satu dokumen dari studi tersebut menyebutkan kekeringan terjadi sekitar 3.000 tahun yang lalu. Kekeringan itu berhubungan dengan kejatuhan Kerajaan Ugarit dan kelaparan di Kerajaan Babilonia dan Kerajaan Suriah Kuno di Timur Dekat.

Para peneliti juga menemukan kekeringan global yang besar sekitar 4.200 tahun silam. Bencana kekeringan itu berdampak serius, termasuk kelaparan, dan mungkin berperan di akhir Kerajaan Mesir Kuno.

"Bahkan tukang bangunan yang kuat, yang membangun piramida lebih dari 4.000 tahun yang lalu menjadi korban karena mereka tidak dapat merespon perubahan iklim," kata Direktur USGS Marcia McNutt seperti dikutip dari LiveScience.

Menurut McNutt, studi yang dimuat di jurnal Geology ini menggambarkan ketersediaan air menjadi masalah yang fatal di saat perubahan iklim di Mesir.

"Mungkin sekarang juga, perubahan iklim dapat menciptakan masalah fatal untuk planet yang didiami tujuh miliar orang-orang yang kehausan," papar McNutt, merujuk kepada planet Bumi yang kita tinggali saat ini.

0 komentar: