Labels

100 Tokoh Dunia (100) Alam (28) Alien (9) Artikel (268) Binatang (18) Catatanku (17) Do"a (7) Download (6) FACEBOOK (8) Fakta (20) Film (23) Foto (91) GaMe (3) Handphone (6) Imsakiyah (17) Indonesiaku (3) Internet (11) Islam (174) Kata2 (5) Kenapa? (9) Kesehatan (24) Kisah (35) Kisah 25 Nabi (22) Komputer (12) Lelucon (33) Minangkabau (21) Misteri (74) Musik (9) Nusantara (1) Olah Raga (17) Pendidikan (2) Photoshop (86) Puisi (14) Renungan (37) Sejarah (110) Teknologi (13) Tips n Trik (16) Tokoh (168) Tour De Singkarak 2011 (7) Tour De Singkarak 2013 (1) TV (7) Unik n Kreatif (288) Video (7) Widget (1)
Home » , » Ternyata Berbohong, Menyebabkan Gangguan Kesehatan

Ternyata Berbohong, Menyebabkan Gangguan Kesehatan

orang bohong, bicara bohong, penyakit akibat berbohong, bohong berbahaya, penyebab berbohong

Pernah berbohong? Saya yakin pembaca sekalian pernah atau bahkan sering berbohong baik secara disengaja ataupun tak disengaja *tapi kebanyakan sih disengaja* hahaha.... Apa hukuman buat orang yang suka bohong? Yupz, hidungnya akan memanjang kayak pinokio *hahaha.. Ngaco lagi kan...!!

Okem stop bercandanya, karena akibat dari suka berbohong itu tak main-main kawan.. Sebagai permulaan, berbohong melepaskan hormon stres. Peningkatan hormon ini menyebabkan denyut jantung dan pernapasan meningkat, pencernaan melambat, dan hipersensitif pada serat otot dan saraf. Efeknya mungkin tidak serius , tapi seiring waktu, berbohong dapat menyebabkan kondisi , seperti penyakit jantung koroner , stroke, kanker, diabetes, dan gagal jantung.

Mengapa?
Tekanan darah meningkat dalam hati ketika Anda berbohong. Inilah yang dapat mengancam hidup Anda dalam jangka waktu lama. Sebagai informasi, kaitan antara tekanan darah dan berbohong seperti ditunjukkan alat pendeteksi kebohongan. Polygram atau lie detector bisa akurat menguji kebohongan karena alat ini mengukur tekanan darah seseorang.

orang bohong, bicara bohong, penyakit akibat berbohong, bohong berbahaya, penyebab berbohong

Mungkin berbohong tidak secara cepat membuat Anda terserang stroke , tapi ada bukti bahwa semakin Anda berbohong , semakin mudah Anda mendapatkan bencana. Menurut hasil penelitian pada November 2010 oleh Departemen Psikologi Universitas Ghent di Belgia dan telah dipublikasikan jurnal Consciousness and Cognition. Sering berkata jujur membuat seseorang sulit berbohong, dan sering berbohong membuat seseorang lebih mudah berbohong.

Dengan kata lain, Anda menuai apa yang Anda tabur. Semakin sering Anda berbohong maka semakin mudah Anda melakukannya , begitupun sebaliknya. Mereka yang kerap berbohong atau menyimpan rahasia besar selama bertahun-tahun mungkin tidak merasakan gangguan apapun. Namun dari waktu ke waktu, mereka secara signifikan lebih berisiko pada kondisi kesehatan yang buruk.

Ternyata, berbohong tidak hanya menyakiti hati seseorang secara, tapi juga tubuh Anda. Daripada terjebak dalam lingkaran setan kebohongan seperti dalam film The Dilemma, jalan terbaik adalah jujur secara konsisten.

Nah, masihkan Anda suka berbohong???

0 komentar: