Labels

100 Tokoh Dunia (100) Alam (28) Alien (9) Artikel (268) Binatang (18) Catatanku (17) Do"a (7) Download (6) FACEBOOK (8) Fakta (20) Film (23) Foto (91) GaMe (3) Handphone (6) Imsakiyah (17) Indonesiaku (3) Internet (11) Islam (174) Kata2 (5) Kenapa? (9) Kesehatan (24) Kisah (35) Kisah 25 Nabi (22) Komputer (12) Lelucon (33) Minangkabau (21) Misteri (74) Musik (9) Nusantara (1) Olah Raga (17) Pendidikan (2) Photoshop (86) Puisi (14) Renungan (37) Sejarah (110) Teknologi (13) Tips n Trik (16) Tokoh (168) Tour De Singkarak 2011 (7) Tour De Singkarak 2013 (1) TV (7) Unik n Kreatif (288) Video (7) Widget (1)
Home » » 21 Pertanyaan Mengungkap Fakta dan Fiksi kematian Bruce Lee

21 Pertanyaan Mengungkap Fakta dan Fiksi kematian Bruce Lee

Denai - 21 Pertanyaan Mengungkap Fakta dan Fiksi di film Dragon : The Bruce Lee Story. The Bruce Lee Story adalah film keluaran 1993, disutradarai oleh Rob Cohen (sutradara The Fast and The Furious), dibintangi oleh Jason Scott Lee (Bruce Lee), dan Lauren Holly ( Linda Lee) bedasarkan buku karya Robert Clouse "Bruce Lee : The Biography" dan "Bruce Lee : The Man I Only Knew" karya Linda Lee.


ChasingTheFrog, sebuah website yang membahas film-film yang dibuat berdasarkan kisah nyata dan buku-buku, menyediakan informasi yang menarik. Situs ini mengumpulkan berbagai fakta-fakta antara kisah nyata yang sebenarnya mendasari film-film tersebut dengan jalan cerita yang disajikan di film-film tersebut dalam 21 pertanyaan (bisa kurang atau lebih). Salah satunya adalah mengenai film Dragon : The Bruce Lee Story.

Berikut 21 Pertanyaan seputar fakta yang ada di dalam sejarah hidup Bruce Lee dan cerita yang ada di dalam film ini :

1. Apakah roh jahat memang menjadi penyebab kematian Bruce Lee seperti cerita di film ini ?

Film ini menyajikan sebuah alasan berdasarkan biografi yang ditulis oleh istri Bruce Lee, Linda Lee bahwa kematian Bruce Lee adalah karena sebuah kutukan keluarga yang menyebabkan Bruce Lee meninggal. Film ini menunjukkan Bruce (yang diperankan Jason Scott Lee) bertarung dengan sebuah roh jahat asli yang datang ke dalam mimpinya. Apakah Bruce yang asli bermimpi mengenai setan ini segera sebelum kematiannya, saat dia berbaring dengan tidak sadar di sofa di dalam apartemen Bett Ting Pei ? Kelihatannya tidak.
Dalam kenyataan, selingkuhan Bruce Lee (sebagaimana digosipkan oleh media Hong Kong), Betty Ting Pei mengatakan pada 20 Juli 1973, Bruce berbaring di sofa wanita itu untuk tidur siang setelah wanita tersebut memberikan resep analgesic (pembunuh rasa sakit) untuk sakit kepala. Saat Bruce tidak hadir dalam acara makan malam, produser Raymond Chow, yang sebelumnya mampir di apartemen Betty, kembali dan mencoba membangungkan Lee. Chow tidak berhasil dan seorang dokter dipanggil dan mencoba selama 10 menit untuk membangunkan Lee. Saat dia tidak bangun juga, Bruce Lee kemudian di bawa ambulan ke Rumah Sakit Queen Elizabeth. Dia telah mati sebelum ambulan itu tiba di rumah sakit.
Sebuah otopsi mengungkap bahwa Bruce lee meninggal kemungkinan besar disebabkan karena efek ketidakcocokkan antara bahan-bahan yang terdapat di dalam resep obat Equagesic yang diberikan padanya oleh Betty Ting Pei. Keberadaan daun ganja (cannabis) juga ditemukan di perutnya, tetapi tidak dalam jumlah yang bisa untuk membunuhnya (dipercaya bahwa pria itu mengunyah daun ganja). Mungkin kematiannya disebabkan kombinasi dari daun ganja dengan satu atau lebih bahan yang terkandung di dalam tablet Equagesic yang menyebabkan otaknya membengkak dari 1.400 gram menjadi sebesar 1. 575 gram (atau sebesar 13 %), menyebabkan terjadinya cerebral edema, sebuah kondisi yang diartikan sebagai akumulasi air yang berlebihan di dalam ruang sel otak intra atau ekstra. Kondisi itu bisa disebabkan karena reaksi alergi, seperti yang dialami Bruce.
(Analgesic yang dikenal dengan nama Equasic adalah sebuah pembunuh rasa sakit yang terdiri dari Aspirin dan penenang otot meprobamate. Beberapa bentuk mungkin mengandung opioid ethotheptazine. Obat yang bisa meredakan ketegangan yang dialami oleh kepala yang sakit, akan tetapi obat itu dilarang di Inggris sejak 2002, karena obat lain yang lebih aman/kurang beracun dibanding dengan ethotheptazine telah tersedia).


2.Pernahkah Bruce Lee sebelumnya dibawa ke rumah sakit dengan kondisi yang sama dengan kondisi yang membuatnya meninggal ?

Ya. Pada 10 Mei 1973, kurang lebih dua bulan sebelum kematiannya, Bruce pingsan di Golden Harvest Studio di Hong Kong saat mendubbing suaranya untuk film Enter the Dragon. AC (air conditioner) di dalam studio telah dimatikan, karena suara AC tersebut mengganggu proses dubbing. Panas yang ekstrim rupanya menjadi sebab pingsannya Bruce Lee. Dia dibawa ke rumah sakit dimana dia dirawat oleh dokter keluarganya, Dr."Don" Langford dan dokter bedah syaraf Dr.Peter Wu. Kedua dokter tersebut percaya bahwa kondisi yang sama telah menyebabkan kemaian Bruce Lee kurang lebih dua bulan kemudian sebagai akibat dia memakai cannabis (daun ganja), khususnya karena caranya memakai ganja itu, bukannya di hisap dalam bentuk rokok, tetapi malah dikunyah atau dimakan.


3.Mungkinkah perbuatan jahat menjadi alasan dari kematian Bruce Lee ?

Tidak ada bukti yang mendukung bahwa kematian Bruce Lee disebabkan oleh perbuatan jahat seseorang. Saudara bungsu Bruce, Robert Lee, percaya bahwa ada semacam perbuatan jahat yang menyebabkan kematian kakaknya. Robert percaya bahwa kondisi fisik dan emosional kakaknya yang merosot merupakan tanda bahwa dia diracuni. Yang lain memunculkan ide bahwa kepentingan persaingan bisnis dan kesepakatan dengan Raymond Chow telah membuat Bruce dibunuh. Tetap saja, belum ada bukti-bukti yang muncul yang mendukung teori-teori ini.



4. Apakah kutukan keluarga menjadi sebab kematian Bruce Lee sebagaimana diceritakan di film ini ?


Film Dragon : The Bruce Lee Story mengindikasikan bahwa kutukan keluarga mengejar Bruce di mayoritas hidupnya, dan bahwa dia diberikan nama Amerika "Bruce" untuk membantu menghindar dari roh jahat. Dalam kenyataannya, pada waktu kelahiran Bruce, dokter yang menangani kelahirannya Dr.Mary Glover memikirkan nama Bruce dan menyarankan nama itu pada ibunya Grace Lee. Ayahnya saat itu sedang tampil di New York. Ibunya suka nama itu dan akhirnya nama itu melekat padanya.
Singkatnya, setelah kelahirannya, orang tua Bruce memberikan dia tambahan nama feminim Lei Saifung Pinyin : Li Xifeng, yang secara harfiah berarti "phoenix kecil". Hal itu merupakan adat China memberikan nama semacam itu pada anak-anak dalam rangka menyembunyikan mereka dari roh jahat. Nama itu digunakan semasa Bruce kecil. Pembuat film ini mengetahui mengenai tradisi tersebut dan membesar-besarkan hal ini dalam jalan cerita. Banyak orang yang melihat film tersebut di tahun 1993 percaya bahwa kematian Bruce disebabkan oleh kutukan keluarga. Tentu saja hal ini tidak membantu penyelidikan mengenai kematian Bruce
.
5. Apakah Bruce Lee memakai steroid ?

Suami kedua Linda Lee, Tom Bleeker, percaya bahwa penyalahgunaan obat steroid anabolic yang dilakukan Bruce yang merusak dia baik secara fisik maupun emosional. Tom Bleeker membuat tiga pendapat dalam bukunya Unsettled Matters, yang ditulisnya setelah dia bercerai dari Linda. Bleeker percaya bahwa penyalahgunaan obat steroid mungkin dimulai di akhir tahun 1960-an. Hanya dia satu-satunya orang yang membuat klaim semacam ini, dan dia kelihatannya berusaha membela pendapatnya," Persoalan penggunaan steroid yang dilakukan Lee kompleks," kata Bleeker."Tapi hal utama yang ingin kukemukakan adalah bahwa steroid merusak Bruce baik secara fisik maupun emosional. Seperti banyak atlet yang menggunakan obat-obatan itu, Bruce membayarnya dengan harga mahal. aku tahu bahwa banyak orang akan berteriak bahwa tidak pernah akan dalam jutaan tahun seorang Bruce Lee akan menggunakan steroid." Akan tetapi, steroid mungkin merupakan salah satu penjelasan mengenai sikapnya yang sering tidak menentu dan kekerasan yang meledak-ledak selama masa akhir hidupnya. Tom Bleeker menyimpulkan bahwa pada akhirnya, dia percaya bahwa entah Bruce diracuni atau menderita kegagalan besar yang berhubungan dengan hormon adrenalin karena steroid atau penyalahgunaan obat.

6. Di mana Bruce dimakamkan ?

Bruce dimakamkan di samping putranya Brandon Lee di Pemakaman Lake View di Seattle. Pengusung jenasah dalam pemakamannya meliputi saudara bungsunya Robert Lee, dan aktor James Coburn dan Steve McQueen. Di upacara pemakaman di Hong Kong lebih dari 25.000 pelayat berkumpul di jalanan. Dalam nisannya tertulis " Inspirasi anda tetap terus membimbing kami menuju kemerdekaan pribadi kami." Sementara dalam nisan Brandon tertulis sebuah kata mutiara dari buku Paul Bowles The Sheltering Sky. Sebenarnya kutipan tersebut juga cocok untuk Bruce Lee (Brandon sebenarnya bermaksud memakainya di undangan pernikahannya) :
"Karena kami tidak tahu kapan kami akan mati, kami berpikir bahwa hidup adalah sebuah sumur yang tiada habis-habisnya. Dan lagi, bahwa segala sesuatu yang terjadi hanyalah sejumlah angka di dalam masa, dan angka yang sangat kecil sebenarnya. Berapa lama lagi waktu yang anda ingat, hari- hari tertentu di masa kecil anda, sebuah hari yang benar-benar menjadi bagian dalam kehidupan anda, yang anda tidak bisa bayangkan bagaimana hidup anda tanpanya ? Mungkin empat atau lima kali lebih ? Mungkin bahkan tidak sebanyak itu. Berapa banyak lagi waktu anda akan melihat Bulan Purnama ? Mungkin 20. Dan lagi itu semua terlihat tidak terbatas..."


7.Apakah mimpi buruk di masa kecil yang benar-benar mendorong Bruce untuk mulai berlatih bela diri ?


Tidak. Tidak seperti yang kita lihat di film Dragon : The Bruce Lee Story, Bruce sebenarnya mulai berlatih bela diri di usia 13 tahun setelah dipukuli oleh geng jalanan. Dia mengambil kursus Kung-Fu dan mulai berlatih di bawah asuhan Sifu Yip Man, seorang ahli Kung-Fu sistem Wing Chun.

8. Kapan sebenarnya karier akting Bruce Lee dimulai ?

Di dalam film Dragon : The Bruce Lee Story, seorang produser menemukan Bruce setelah melihat kemampuan bela dirinya. Di kehidupan nyata, Bruce telah berakting secara sporadis sejak masa kecilnya. Penampilan pertamanya adalah dalam film The Golden Gate Girl ( 1941) saat dia berusia 3 bulan, muncul dalam sebuah adegan di mana dia dibawa ayah kandungnya, Lee Hoi Chuen. Ikatan keluarga Bruce dengan dunia seni pertunjukkan sebenarnya di dapatnya dari sang ayah, yang merupakan aktor asli Hong Kong dan seorang penyanyi di perusahaan Opera Kanton. Hal inilah alasan kenapa Bruce lahir di San Francisco dan bukan di Hong Kong, karena ayahnya berada dalam masa satu tahun tur dengan Perusahaan Opera.
Saat Bruce berusia 6 tahun, salah satu sutradara film yang dimainkan ayahnya menawarkan Bruce ikut ambil bagian, mengatakan pada sang ayah bahwa ada sesuatu yang sangat spesial dari putranya itu. Inilah tanda asli dari dimulainya karier Bruce sebagai seorang aktor, yang membuatnya membintangi lebih dari 20 film, termasuk film Hong Kong tahun 1957 The Thunderstorm ( Lei Yu).


9. Apakah Bruce Lee benar-benar berminat dengan dansa ?

Ya. Saat Bruce berusia 14 dia menemukan dunia tari dan dengan segera jatuh cinta dengan seni ini. Kecerdasan otak dan bakatnya membuatnya begitu mudah untuk mempelajari semua bentuk tari yang populer di masa itu. Dia lebih memilih Cha Cha, dan akhirnya menjadi juara Cha Cha di Hong Kong. Dia akhirnya mengungkapkan bahwa menari membantu gerakan dan langkah kakinya saat dia mengembangkan keterampilan berkelahi.

10. Kenapa dan kapan Bruce Lee tiba di Amerika ?

Sebagai seorang remaja, Bruce seringkali terlibat dalam perkelahian jalanan. Di SMA, dia diciduk polisi saat berkelahi. Ibunya, Grace, tidak bisa lagi menerima kelakuan anaknya yang tidak tahu aturan, dan pada 1959 dia "mengapalkan" sang anak ke Amerika untuk hidup dengan teman-teman yang dikenal keluarga itu di Amerika. Di Amerika-lah Bruce menyelesaikan SMA-nya dan melanjutkan kecintaannya pada seni bela diri.

"Kosongkan pikiranmu, menjadi tanpa bentuk. Tak berbentuk, seperti air. Jika anda menaruh air ke dalam sebuah mangkuk, air itu menjadi mangkuk. Anda menaruh air ke dalam sebuah botol dan air itu menjadi botol. Anda menaruh air itu ke dalam sebuah teko teh dan air itu menjadi teko teh. Sekarang, air itu bisa mengalir atau air itu bisa hancur. Jadilah air, kawanku"
-Bruce Lee

11. Benarkah Bruce bekerja sebagai tukang cuci piring saat dia datang ke Amerika ?

Nah, entah kenapa kisah ini diceritakan dengan benar di film Dragon : The Bruce Lee Story. Setelah menyelesaikan SMA-nya di AS, Bruce kuliah di Universitas Washington, dan kemudian dia bekerja malam sebagai seorang busboy dan pelayan di restoran Ruby Chow di Seattle ( di film dia bekerja di restoran Gussier Yang di San Francisco). Di dalam kehidupan nyata Bruce tinggal di loteng restoran dan bekerja di sana sebagai cara untuk membayar sewa. Walaupun itu tidak berlangsung lama sebelum dia berhenti dari pekerjaan dan mulai mengajarkan Kung Fu sebagai mata pencaharian.


12. Di mana Bruce Lee dan calon istrinya Linda Emery pertama kali pergi berkencan ?


Pada 25 Oktober 1963, Bruce mengajak Linda Emery makan malam di Space Needle di Seattle. Mereka menikah tahun berikutnya pada tanggal 17 Agustus 1964.
13.Apakah pernah Bruce melamar wanita lain sebelum dia melamar Linda ?
Ya. Sekitar musim panas 1963, di usia 23 tahun, Bruce melamar seorang wanita Jepang bernama Amy Sanbo. Wanita itu menolaknya. Ditolak, pria itu kembali ke Hong Kong dengan temannya Doug Palmer, untuk mengunjungi keluarganya. Sebelum akhirnya melanjutkan kuliahnya pada musim gugur di Universitas Washington, dimana dia belajar filosofi.

14. Apakah Bruce membuka sekolah kung fu-nya atas saran Linda ?

Tidak. Berlawanan dengan apa yang ditunjukkan di film Dragon : The Bruce Lee Story, Bruce sudah membuka sekolah-nya sendiri sekitar Maret 1961, hampir satu setengah tahun sebelum dia mulai berkencan dengan Linda. Dia awalnya mengajar mahasiswa-mahasiswa di Universitas Washington, di awal penciptaan kreasi barunya atas Kung Fu yang kemudian di sebut "Jeet Kune Do". Guru-guru Kung-Fu lain hanya mengajar murid keturunan China, sementara Bruce terbuka terhadap siapapun yang mau belajar. Di akhir 1963, sekitar waktu dia dan Linda mulai berkencan, Bruce memindahkan Institut Jun Fan Gung Fu ke sebuah bangunan di 4750 University Way di Seattle.

15. Siapa saja murid selebritis yang belajar pada Bruce Lee ?


Mungkin hubungan guru-murid paling dikenal yang Bruce miliki adalah dengan bintang NBA Kareem Abdul Jabbar, yang menjadi rekan pemain di film terakhir Bruce Game of Death, Bruce juga mengajari Steve McQueen ( yang Lee bersumpah bahwa suatu hari muridnya itu akan menjadi jauh lebih terkenal dari dirinya), aktor James Coburn, direktur film Roman Polanski, dan penulis naskah pemenang Oscar Stirling Silliphant. Murid pribadinya termasuk murid pertamanya dari Los Angeles Ted Wong, sebagai tambahan adalah juara karate Joe Lewis, Mike Stone, dan Chuck Norris ( yang menjadi rekan pemain di film Lee Way of the Dragon (1972) dan Enter the Dragon (1973).


16. Saya dengar Bruce Lee hampir didaftarkan sebagai tentara, apakah itu benar ?


Ya, 1963 Bruce muncul sebelum Dewan Penilik Wajib Militer A.S. Mereka menganggap dia tidak cocok untuk pelayanan militer berkaitan dengan testisnya yang tidak sama rendah juga fakta bahwa salah satu kaki Bruce satu inci lebih panjang di banding yang lain.


17. Apakah Bruce Lee benar-benar berkelahi (sungguhan) saat syuting The Big Boss (alias Fists of Fury) seperti yang kita lihat dalam film ?

Tidak. Dalam Dragon : The Bruce Lee Story kita melihat sebuah perkelahian yang ada dalam jadwal syuting film dalam lokasi syuting menjadi perkelahian sungguhan/asli dan sang sutradara ingin memfilmkan adegan perkelahian tersebut. Dalam kenyataannya, tidak ada perkelahian seperti itu dalam lokasi syuting The Big Boss. Akan tetapi Bruce ditantang beberapa kali di lokasi syuting Enter the Dragon. Dia seringkali menolak, tetapi dia kadang-kadang akan menerima sebuah tantangan lawan, hanya untuk bermain-main dengan seniman bela diri yang kurang mahir.

18. Apakah Betty Ting Pei benar-benar simpanan Bruce Lee ?

Sudah merupakan kepercayaan umum bahwa Betty Ting Pei adalah simpanan Bruce Lee. Pers mengutip Bruce yang pernah mengatakan pada istrinya, Linda Emery, bahwa Bett adalah "satu-satunya cahaya yang bersinar di sebuah lokasi syuting yang membosankan". Dia juga dikutip dengan mengatakan : " Betty benar-benar membuat hari saya cerah. Dia benar-benar sebuah pewahyuan dengan kepandaiannya". Kemasyuran Betty Ting Pei meroket setelah masyarakat mengetahui bahwa di apartemennya lah Bruce ditemukan pingsan.
Di malam kematiannya, Bruce dan Betty seharusnya mengadakan pertemuan makan malam dengan Raymond Chow dan aktor James Bond George Lazenby untuk mendiskusikan film Bruce yang selanjutnya The Game of Death, di mana seharusnya Betty mendapat peran, walaupun beberapa orang percaya bahwa dia mengunjungi lokasi syuting hanya untuk melihat Bruce, dan tidak mengambil bagian dalam film itu. Teman-teman Betty dengan terbuka mendukung ide akan adanya perselingkuhan Bruce dengan Betty, seperti yang Felix Dennis nyatakan dalam bukunya King of Kung Fu. Pada 1976, Betty mencoba mengklarifikasi hubungan intimnya dengan Bruce dengan memproduseri dan membintangi Bruce Lee and I, sebuah film yang ditolak dengan keras karena adegan seks yang tidak pantas.

19. Apakah Bruce benar-benar mengalami cedera punggung selama sebuah perkelahian seperti di film ?

Tidak. Walaupun sebuah perkelahian serupa dengan yang kita lihat di film terjadi di sekolah Lee, dia tidak mengalami luka selama perkelahian. Malahan. Bruce menderita beberapa cedera punggung di 1970 selama melakukan latihan angkat beban. Dia terluka di punggung melakukan Good Mornings, sebuah latihan di mana dia meletakkan sebuah barbel di bahu dan memiringkan tubuh ke depan sampai batang tubuh mencapai sudut 90 derajat dengan kaki, dan gerakan ini diulang berkali-kali. Para dokter mengatakan pada Bruce bahwa dia tidak akan pernah bisa berlatih bela diri lagi. Terkurung di tempat tidur, Bruce mulai membuat catatan mengenai ide-idenya dalam sebuah binder berukuran 82 inci. Catatan ini akhirnya diterbitkan setelah kematiannya (dengan pertolongan istrinya Linda Lee) dengan judul The Tao of Jeet Kune Do. Bruce juga menghabiskan waktu pemulihan dengan menjaga putranya Brandon dan putrinya Shannon. Dia mulai berlatih lagi enam bulan kemudian, dan setelah setahun dia pulih total. Secara pribadi, dia terus mengalami penderitaan karena rasa sakit punggung yang kronis.

20. Apakah peran Bruce Lee dalam film ini sebenarnya ditawarkan kepada putranya Brandon Lee ?

Ya. Peran Bruce Lee sebenarnya ditawarkan kepada putra Bruce, Brandon Lee, yang menolak peran itu. Brandon baru mulai menetapkan dirinya sebagai bintang muda yang bersinar kala itu. Dia membintangi film-film seperti Showdown in Little Tokyo dengan Dolph Lundgren dan Rapid Fire tahun 1992. Akan tetapi peran Brandon Lee yang paling diingat adalah perannya sebagai Eric Draven di film cult yang terkenal The Crow. Brandon dengan tragis meninggal setelah ditembak sebuah pistol properti yang tidak sengaja terisi peluru asli, hanya delapan hari sebelum syuting film tersebut secara keseluruhan selesai. Ibu Brandon, Linda dan tunangannya, Eliza Hutton mengatakan pada Alex Proyas, sang sutradara bahwa mereka berdua mendukung keputusannya untuk menyelesaikan film tersebut. Proyas mensyuting adegan-adegan sisanya menggunakan pemeran pengganti Chad Stahelski. Sebuah komputer kemudian digunakan secara digital untuk mengganti wajah Chad, sang pemeran pengganti, dengan wajah Brandon.



21. Apakah anak-anak Bruce Lee yang lain menjadi kameo di film Dragon : The Bruce Lee Story ?


Ya. Putri Bruce Lee, Shannon Lee menjadi kameo sebagai seorang penyanyi di adegan pesta di mana Linda mengatakan pada Bruce bahwa dia hamil (mengandung Shannon).
Bruce Lee menulis sebuah puisi untuk kawannya, Jhoon Rhee, yang membantunya mempopulerkan seni bela diri di Amerika Utara. Puisi tersebut dimaksudkan untuk mendorong semangat kawannya itu, anda bisa menemukan puisi tersebut dalam arsip Jhoon Rhee dan juga dalam buku Bruce Thomas,

Bruce Lee : Fighting Words

Who am I?
That is the age-old question

Asked by every man

At one time or another.

Though he looks into a mirror

And recognizes the face,

Though he knows his own name

And age and history,

Still he wonders, deep down,

Who am I?


Am I a giant among men,
Master of all I survey,
Or an ineffectual pygmy
Who clumsily blocks his own way?
Am I the self-assured gentleman
With a winning style,
The natural born leader
Who makes friends instantly,
Or the frightened heart
Tiptoeing among strangers,
Who, behind a frozen smile trembles
Like a little boy lost in a dark forest?
Most of us yearn to be one
But fear we are the other.
Yet we CAN be
What we aspire to be.
Those who cultivate
Their natural instincts,
Who set their sights
On the good, the admirable, the excellent,
And believe they can achieve it
Will find their confidence rewarded.
And, in the process,
They will discover the true identity
Of him who looks back from the mirror.

(Terjemahan)
Siapakah Aku ?
Itu adalah pertanyaan yang setua waktu itu sendiri
Ditanyakan oleh semua pria
Pada suatu kali
Walau dia melihat ke dalam sebuah cermin
Dan mengenali wajahnya,
Walau dia tahu namanya sendiri dan usia dan sejarah
Tetap saja dia heran, jauh di dalam hatinya,
Siapakah aku ?
Apakah aku seorang raksasa di antara pria lain,
penguasa atas semua hal yang kuperiksa,
Atau seorang kerdil yang tidak berguna
yang secara sembrono menghalangi jalannya sendiri ?
Apakah aku seorang yang yakin pada diri sendiri
Dengan gaya seorang pemenang,
Seorang yang lahir secara alami sebagai pemimpin
Yang memiliki teman secara instan
Atau hati yang takut Berjingkat
di antara orang-orang asing,
Yang, dibalik sebuah senyum beku
gemetar
Seperti seorang anak kecil yang tersesat dalam sebuah kegelapan hutan ?
Kebanyakan dari kita rindu menjadi seseorang
Tetapi kita takut pada yang lain
Tapi kita bisa menjadi
Apa yang kita inginkan
Mereka yang mengolah
Insting alami mereka yang mengatur pandangan mereka
pada hal yang baik, mengagumkan, menakjubkan
Dan percaya bahwa mereka bisa mencapainya
Akan mendapatkan keyakikan mereka terbayar
Dan, dalam prosesnya,
Mereka akan menemukan identitas asli

0 komentar: