Labels

100 Tokoh Dunia (100) Alam (28) Alien (9) Artikel (268) Binatang (18) Catatanku (17) Do"a (7) Download (6) FACEBOOK (8) Fakta (20) Film (23) Foto (91) GaMe (3) Handphone (6) Imsakiyah (17) Indonesiaku (3) Internet (11) Islam (174) Kata2 (5) Kenapa? (9) Kesehatan (24) Kisah (35) Kisah 25 Nabi (22) Komputer (12) Lelucon (33) Minangkabau (21) Misteri (74) Musik (9) Nusantara (1) Olah Raga (17) Pendidikan (2) Photoshop (86) Puisi (14) Renungan (37) Sejarah (110) Teknologi (13) Tips n Trik (16) Tokoh (168) Tour De Singkarak 2011 (7) Tour De Singkarak 2013 (1) TV (7) Unik n Kreatif (288) Video (7) Widget (1)
Home » » Deteksi Dini Kanker Payudara

Deteksi Dini Kanker Payudara

........... sebelumnya : Kenali Gejala Kanker Payudara dan Cara Menjauhi, serta Mencegahnya

DEFINISI

Kanker payudara: Pertumbuhan sel yang tidak normal pada payudara
Kanker Payudara:
  • Jinak
  • Ganas

Kanker adalah suatu kondisi dimana sel telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya, sehingga mengalami pertumbuhan yang tidak normal, cepat dan tidak terkendali

Kanker payudara (Carcinoma mammae) didefinisikan sebagai suatu penyakit neoplasma yang ganas yang berasal dari parenchyma.


ANATOMI PAYUDARA




Kelainan kongenital
  • Puting dan payudara berlebih
  • 1% laki-laki dan 5% wanita
  • pada milk line
  • puting berlebih: dibawah payudara normal
  • payudara ( mamma acessoria): aksila bawah
  • mengganggu/ kosmetik : operasi
Hipoplasia atau tak ada payudara
  • ada defek otot pektoralis
  • asimetri
Penyimpangan pertumbuhan payudara
  • Juvenile atau Virginal hypertrophy
  • tidak ada kelainan endokrin
  • malu, sakit, tidak nyaman, gangguan kegiatan sehari-hari
  • Terapi :Reduction mammoplasty

Fibroadenoma
  • Sebagian menganggap tumor jinak
  • Macamnya : fibroadenoma, giant fibroadenoma, juvenile fibroadenoma dan tumor phylloid
  • 13% massa payudara palpabel simptomatik
  • 60% dari benjolan dibawah usia 20 tahun
  • Terapi : eksisi

Penyimpangan pada masa reproduksi
  • Rasa Sakit
  • sering terjadi
  • Dianggap fisiologis
  • Sakit yang berat dan lama : penyimpangan
  • Nodul
  • Fibrosis atau sklerosis
  • ( benign breast change)
Penyimpangan pada involusi
  • Penyakit Kistik
  • Kista payudara yang palpabel
  • 7% wanita Barat
  • Terbanyak pada wanita perimenopause
  • Diagnosa dengan USG,mamografi : halo
  • AJH : cairan tidak berdarah
  • 1-3% : karsinoma
  • Kista multipel : resiko ca meningkat

Ginekomastia
  • Pertumbuhan jaringan payudara pada laki-laki pada semua umur
  • Jinak , biasanya reversibel
  • Sering pada pubertas dan umur tua
  • 30-60% pada anak laki-laki 10-16 tahun
  • 80% menghilang spontan
  • Terapi: mengganggu/ malu atau pertumbuhan yang persisten : eksisi


Penyebab ginekomastia
  • Pubertas 25%
  • Idiopatik 25%
  • Obat ( cimetidine, digoxin, spironolactone, androgen, anti estrogen 10 – 20% )
  • Sirosis atau malnutrisi 8%
  • Hipogonadisme primer 8%
  • Tumor testis 3%
  • Hipogonadisme sekunder 2%
  • Hipertiroidisme 1-5%
  • Penyakit renal 1%

Tumor jinak
  • Papiloma duktus
  • single atau multiple
  • discharge puting , kadang berdarah
  • Lipoma
  • massa radioluscent lobuler

Infeksi Payudara
  • Kadang dijumpai pada neonatus
  • Terbanyak umur 18-50 tahun
  • laktasi
  • non-laktasi
Dapat berasal dari :
  • Kulit
  • Kista sebacea
  • Hidradenitis suppurativa


Prinsip penanganan infeksi payudara
  • Antibiotik adekwat untuk mencegah terjadi abses
  • Kirim ke RS kalau infeksi tidak reda dengan antibiotik
  • Dicurigai abses – konfirmasi dengan aspirasi

Terapi abses dengan aspirasi berulang atau insisi dengan drainase

Infeksi pada laktasi
  • Dalam 6 minggu pertama menyusui
  • Sakit dan bengkak
  • Perlukaan puting atau abrasi kulit
  • Staf. Aureus, s. epidermidis, streptokokus
  • Pencegahan : higiene baik dan antibiotik
  • Menyusui diteruskan
  • Aspirasi, insisi dan drainase
Infeksi non laktasi
  • Central : infeksi periareoler
  • Periferal abses payudara
Infeksi periareoler
  • Wanita muda , rata-rata usia 32 tahun
  • Periduktal mastitis
  • 90% karena merokok
  • Terapi : antibiotik, abses – insisi, drainase
  • Bisa terjadi periduktal fistula

Abses perifer payudara
  • Pada DM, Rheuma, pengobatan steroid, trauma
  • Terapi dengan antibiotik, aspirasi, insisi, drainase
  • Sering kambuh

Infeksi tuberkulosa

  • Jarang, di Indonesia masih sering dijumpai
  • Sinus aksila atau payudara
  • Abses : infeksi akut payudara
  • Biopsi — tuberkulosa
Terapi : kombinasi bedah dan anti tuberkulosa

Mastalgia ( Breast Pain)
  • Jarang merupakan gejala dari kanker
  • Hanya 7% penderita kanker payudara merasakan sakit ( mastalgia)
  • Mastalgia : siklis dan non siklis

Mastalgia siklis
  • Premenopause, rata-rata umur 34 tahun
  • 3 – 7 hari sebelum menstruasi
  • Bisa bertahun- tahun
  • Berkurang sesudah menopause
  • Kegiatan fisik memperberat rasa sakit
Terapi mastalgia siklis
  • Mastalgia lebih dari 6 bulan
  • Lebih dari 7 hari dari siklus menstrusi
  • Gangguan aktifitas sehari-hari
  • Tx: Gamolenic acid, Danazol atau Bromocriptine
  • Tamoxifen , goserelin

Mastalgia non siklis
  • Wanita lebih tua ( rata-rata 43 tahun)
  • Dapat berasal dari dinding dada, payudara atau dari luar
Penyebab mastalgia non siklis
  • Dinding dada
  • costocondral junction
Payudara sendiri
  • Sakit difuse
  • Trigger spot

Penyebab luar
  • spondylosis servikal dan thorakal
  • Penyakit paru
  • Batu empedu
  • Hormon Estrogen (HRT) dll

Terapi mastalgia non siklis
  • Penyebab harus diketahui
  • Anasesthesi lokal/ injeksi steroid Soft bra NSAID Obat mastalgia siklis
  • Trigger spot : – eksisi
  • Kadang operasi memperburuk keadaan


INSIDENSI

Data dari WHO tahun 2003:
  • Amerika terdapat 180.000 kasus baru kanker payudara per tahun.
  • Belanda ditemukan 91 kasus baru setiap 100.000 penduduk.
  • Satu juta kasus baru tiap tahun di dunia
  • Kanker terbanyak pada wanita di dunia ( 18%) disusul serviks uteri (15%)
  • Penyebab kematian terbanyak wanita umur 40 –50 tahun
  • Menurut American Cancer Society selama kurun waktu tahun 1990-2000 sebanyak 460.000 orang wanita meninggal oleh karena penyakit ini, tiga kasus baru dan satu kematian didapatkan setiap 13 menit

Di Indonesia?
  • insidensi kanker payudara di Indonesia adalah 21 penderita baru per 100 ribu orang
  • Umumnya datang ke rumah sakit dalam stadium lanjut. 
  • Jumlahnya besar, sekitar 70 persen

Keluhan penderita memeriksakan diri
  • Benjolan payudara 36%
  • Benjolan sakit 33%
  • Sakit pada payudara 17.5%
  • Cairan puting 5%
  • Retraksi puting 3%
  • Keluarga menderita ca mammae 3%
  • Distorsi payudara 1%
  • Pembengkakan atau radang 1%
  • Eksema puting 0.5%


SCREENING – DETEKSI DINI

Screening
-Pada populasi tanpa keluhan
Contoh : Pemeriksaan Mammography pada semua wanita umur > 40 tahun

Deteksi Dini
-Pada orang dengan gejala / keluhan

Triple Diagnostik pada wanita dengan benjolan di payudara

1. Pemeriksaan Klinis
2. Imaging : USG, Mammografi
3. Histopatologi: AJH, Biopsi

Keluhan bahwa diperlukan pemeriksaan untuk metastasis jauh :
1. Sakit skeletal
2. Keluhan saluran pernafasan
3. Sakit kepala
4. Keluhan tidak enak pada abdomen bagian atas
5. Malaise umum
6. Hilang apetite, merasa sakit-sakitan, nausea, vomitus

TERAPI

Local
  • Operasi
  • Radiotherapy
Systemic
  • Chemoterapi
  • Hormonal terapi

TUJUH PATOKAN TANDA BAHAYA ( W A S P A D A)

W = Waktu buang air besar / buang air kecil, ada gangguan atau perubahan kebiasaan
A = Alat cerna terganggu atau sukar menelan
S = Suara serak atau batuk yang tidak sembuh-sembuh
P = Payudara atau tempat lain memperlihatkan benjolan
A = Andeng-andeng yang berubah sifat, makin besar dan gatal
D = Darah atau lendir abnormal keluar dari tubuh
A = Adanya koreng atau borok yang tak mau sembuh
------------YKI (Yayasan Kanker Indonesia)------------

American Cancer Society
  • Pemeriksaan payudara sendiri ( Sadari) tiap bulan mulai umur 20 tahun
  • Pemeriksaan oleh tenaga profesional tiap tiga tahun pada usia 20 –39 tahun
  • Mulai umur 40 tahun , pemeriksaan mammografi dan tenaga profesional, tiap tahun


    Cara Deteksi Dini Kanker Payudara

    1. Angkat kedua tangan ke atas selama 20detik/hitungan,lalu turunkan. Coba rasakan sekitar ketiak dan pangkal lengan. Apakah terjadi rasa ser ser/semutan? Jika YA asa gejala kanker payudara.

    2. Tekan puting susu kedalam sekeras kerasnya dengan menggunakan jempol selama 20detik/hitungan,lalu lepas. Rasakan apakah ada rasa hangat2 kuku disekitar lingkar payudara,jika YA terdapat gejala kanker payudara,segera periksakan diri anda ke dokter.

    3. Tangan kiri memegang telinga kanan melalui atas kepala dan tangan kanan memegang payudara kiri,putar 2 kali searah jarum jam (lakukan dgn menggunakan minyak /sabun/lotion) lalu pencet puting, apakah keluaran cairan (bisa berupa air/nanah/darah/asi) jika ya ada gejala kanker payudara segera periksakan anda ke dokter lakukan gerakan yg sm untk payudara kanan,

    4. Angkat kedua tangan keatas selama 20detik/hitungan lalu turunkan (dilakukan didepan kaca) coba liat di kaca apakah salah satu/keduanya puting susu ada yg masuk kedalam (kecuali bawaan lahir) ? Bila terjadi berarti ada gejala kanker payudara segera periksa ke dokter.

    5. Tidur terlentang diatas tempat tidur dgn posisi tangan lurus ditas kepala dan kaki lurus. Lakukan selama 10 menit. Apabila tangan pegal atau tdk kuat berarti ada gejala kanker payudara.segera periksa ke dokter.

    6. Jongkok seperti di wc (jangan jinjit) dgn kedua kaki rapat. Hitung 20  detik/hitungan lalu berdiri. Disisi kiri dan kanan pinggang sakit sampai menusuk kebelakang? Jika terjadi berarti ada gejala KISTA. Rasakan juga apakah ada rasa sakit 4cm dibawah pusar? Bila ya ada gejala kanker indung telur. Segera periksa ke dokter.

    7. Dengan menggunakan kaca atau camera hp,lihat bagian dalam liang vagina anda. Bila hitam seperti lingkar payudara berarti sehat.Bila tidak berarti ada gejala kanker leher rahim.
    *untuk wanita subur lakukan setelah menstruasi.

    Sumber : YPKI (yayasan penyuluhan kanker Indonesia)

0 komentar: